Beda Komodo dan Biawak, Seringkali Tertukar? Ini Penjalasannya! - Siapa yang masih mengira bahwa di perkebunan dekat rumahnya ada komodo berkeliaran?
Jangan salah paham dulu! Mungkin itu biawak?!
Nahloh, hal wajar yang seringkali terjadi di kota-kota besar, mengira bahwa hewan kadal berukuran agak besar yang seringkali berkeliaran dekat rawa dan perkebunan, dan gak jarang memangsa ayam dan bebek ternak adalah anak komodo.
Padahal salah besar!
Sekilas memang mirip yaa Sobat Bajo, antara biawak dan komodo memang sulit dibedakan. Namun, memahami perbedaan diantara keduanya bisa tetap kita pelajari melalui artikel ini!
Berikut penjelasannya!
Beda Komodo dan Biawak, Ini Penjelasannya Biar Gak Salah Paham!
Bisa dimaklumi kenapa sebagian dari kita kadang bingung apa bedanya antara biawak dan komodo. Pada dasarnya, dua hewan ini memang sama-sama masuk ke dalam kategori kadal.
Spesies komodo umum memiliki nama ilmiah veranus komodoensis dan kadal juga masuk ke dalam keluarga kadal atau veranus secara eksklusif.
Sebenarnya, ada hal yang sangat mencolok yang berbeda diantara komodo dan biawak. Tentu saja kalau mau dilihat secara kasat mata, terutama untuk yang pernah melihat komodo secara langsung pasti lah ukurannya jauh lebih besar daripada biawak bukan?
Meskipun begitu, gak semua orang pernah melihat komodo dan bahkan lebih akrab dengan biawak yang memang lebih mudah ditemui di sekitar pemukiman.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini perbedaan komodo dan biawak yang bisa kamu pelajari!
Perbedaan Usia Hidup Keduanya
Perbedaan gak kasat mata dan memang lebih sulit dibedakan oleh orang awam adalah usia hidup antara komodo dan biawak.
Bahkan perbedaan antara keduanya juga jauh lho Sobat Bajo! Seperti halnya biawak, seekor biawak biasanya hanya hidup sekitar 8 hingga 20 tahun yang juga bergantung pada jenis spesiesnya.
Sedangkan, untuk komodo yang biasa dijuluki sebagai reptil purba ini bisa hidup sampai 20 hingga 30 tahun lamanya!
Beda Komodo dan Biawak, Dari Segi Ukurannya
Perbedaan berikutnya bisa dilihat secara kasat mata nih Sobat Bajo! Meski begitu, untuk kamu yang hanya melihat keduanya dari internet, pasti akan sulit membedakannya secara fisik.
Komodo merupakan spesies kadal atau biawak terbesar di dunia. Panjang tubuh komodo jantan dewasa bisa mencapai 2.59 meter dengan berat tubuh 70 hingga 90 kilogram.

Untuk komodo betina, memiliki panjang tubuh hingga 2.29 meter dengan bobot tubuh 69 sampai 73 kilogram.
Berbeda dengan biawak, kadal yang satu ini memang dijuluki sebagai kadal terbesar kedua setelah komodo. Panjang tubuhnya kurang lebih 1 hingga 3 meter.
Perbedaan Habitat
Perbedaan paling penting berikutnya ada di habitat. Antara komodo dan biawak punya habitat yang jauh berbeda.
Bukan soal di darat atau di laut, tapi dimana kedua hewan ini bisa ditemukan. Seperti yang kita semua tau, hewan komodo hanya bisa Sobat Bajo temui di habitat aslinya di Pulau Komodo, Indonesia.
Hampir gak pernah kita temui komodo hidup di sekitar pemukiman, mengingat hewan ini merupakan hewan yang sangat ganas dan berbisa, sangat berbahaya kalau sampai komodo menganggap manusia atau hewan-hewan di sekitar sebagai mangsanya.
Lain halnya dengan biawak, biawak umum kita temui hidup di dekat pemukiman-pemukiman warga, habitatnya sendiri berada di air, seperti sungai, rawa-rawa, dan daerah lembab lainnya.
Komodo menyukai daerah dengan iklim semi-tropis dan cuaca yang hangat. Sedangkan biawak suka hidup di air.
Beda Komodo dan Biawak, Dari Segi Perilaku
Perbedaan berikutnya dari segi perilaku. Meski gak banyak, tapi ada orang-orang yang berhasil memelihara biawak di rumah.
Lain halnya dengan komodo. Komodo sama sekali bukan hewan yang jinak, mereka hidup liar dan cenderung ganas.
Selain itu juga komodo merupakan hewan yang terancam punah, memang harus dibiarkan hidup lestari di habitatnya.
Berbeda dengan biawak, ada baiknya kalau Sobat Bajo bertemu komodo, biarkan mereka tetap sendiri, jangan iseng mengejar komodo kalau gak mau dikejar balik nih ... hehe.
Perbedaan Makanan Utama
Makanan utama biawak dan komodo sama-sama daging, mengingat mereka adalah hewan karnivora. Tapi, umumnya komodo akan memangsa hewan-hewan yang ukurannya lebih besar.
Makanan utama komodo di habitat aslinya adalah kambing dan rusa, lain halnya dengan biawak, mereka lebih suka memakan burung atau ular, sesekali biawak nakal juga suka memakan hewan ternak milik warga.
Serangga juga bisa jadi makanan biawak dengan ukuran yang lebih kecil lho Sobat Bajo! Kalau komodo bisa makan serangga sih dijamin gak akan kenyang yaa! Hehe.
Itu dia perbedaan paling mencolok dari kedua hewan kembar ini. Baik biawak atau komodo tetaplah berbeda yaa Sobat Bajo! Kalau mau lebih memahami, dari segi habitat saja sudah berbeda dan hampir mustahil kamu temui komodo di pemukan warga. So ... jangan khawatir yaa!
Oh iya, bicara soal habitat komodo, kira-kira, Sobat Bajo bisa menemukan komodo dimana yaa? Berikut uraiannya!
Habitat Asli Hewan Komodo yang Terancam Punah
Mungkin kamu mulai tertarik nih untuk mengenali hewan komodo lebih jauh lagi. Komodo merupakan hewan endemik dan kadal raksasa purba yang populasinya terancam punah.
Di dunia, komodo sendiri hanya tersisa kurang lebih 3.000 ekor saja lho Sobat Bajo! Awal mulanya, komodo ini bukanlah hewan asli dari Indonesia, melainkan dari Australia.
Dari Benua Australia, komodo melakukan migrasi dan perjalanan panjang ke Indonesia. Habitatnya di Pulau Komodo dan sekitarnya menjadi habitat satu-satunya yang nyaman bagi hewan komodo.
Migrasi besar komodo di 900 tahun yang lalu inilah membawa mereka ke Pulau Flores, tepatnya di kawasan Taman Nasional Komodo.
Habitat asli komodo tersebar di Pulau Flores, diantaranya di Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Gili Motang, dan pulau-pulau kecil lainnya di Flores.
Untuk Sobat Bajo yang ingin melihat langsung komodo di habitat aslinya, ada baiknya mengikuti tour atau trip Sailing Komodo yang menjadikan Taman Nasional Komodo menjadi salah satu tujuanutamnya!




